Panduan Wanita untuk Jerawat Dewasa

Jerawat adalah kondisi kulit ms glow terdekat yang umum terjadi yang mempengaruhi pria, wanita dan anak-anak. Ini tidak lain adalah produksi minyak yang berlebihan pada kulit, yang menghasilkan bekas jerawat atau jerawat. Jerawat paling mungkin muncul di wajah, leher, bahu atau bahkan lengan.

Meskipun remaja dianggap lebih rentan terhadap jerawat, orang dewasa berusia antara 20-40 tahun juga cenderung mengalami kondisi tersebut. Di Amerika Serikat saja, 40-50 juta orang memiliki jerawat dan sebagai remaja, lebih dari 40% remaja AS mengembangkan jerawat, meskipun tanda menghilang dengan awal dewasa. Wanita lebih rentan terhadap jerawat dibandingkan dengan pria, dan menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2012 di Journal of Women’s Health, jerawat mempengaruhi hampir setengah dari wanita berusia 21 hingga 30 tahun.

Apa Penyebab Jerawat: Ketidakseimbangan Hormonal

Dalam kebanyakan kasus, pecahnya jerawat dikaitkan dengan ketidakseimbangan hormon. Dengan peningkatan produksi androgen, hormon yang diproduksi di tubuh pria dan wanita, kelenjar minyak pada kulit membesar dan menghasilkan lebih banyak minyak. Dan ini juga menghasilkan zat putih yang disebut sebum.

Jadi sementara minyak berlebih dapat menyumbat pori-pori, sebum dapat menyebabkan dinding sel pecah, dan ini meningkatkan pertumbuhan bakteri dan menyebabkan jerawat berkembang.

Apa Penyebab Jerawat: Menggunakan kosmetik berminyak, ketidakseimbangan diet, stres

Sebagai alternatif, penggunaan kosmetik berminyak dapat menyebabkan jerawat karena dapat menyumbat folikel sel dan selanjutnya menyebabkan pertumbuhan bakteri dan jerawat. Demikian pula, ketidakseimbangan diet dan stres juga bisa menyebabkan wabah jerawat.

Cara-Cara untuk Mengawasi Terjadinya Jerawat

1. Salah satu cara yang biasa diketahui untuk mencegah timbulnya jerawat adalah dengan mengurangi konsumsi karbohidrat olahan, seperti cokelat. Ini karena karbohidrat olahan dapat meningkatkan kadar insulin, yang memicu pelepasan hormon.

Dan itu bisa meningkatkan produksi minyak dengan mengobarkan folikel.

2. Seseorang dapat memilih untuk menghindari makanan laut, karena beberapa jenis makanan laut diyakini memperburuk jerawat.

3. Stres bisa menjadi penyebab jerawat, karena kortisol, yang merupakan hormon stres, dapat merangsang kelenjar minyak.

4. Pola makan yang bersih dapat memberikan keajaiban untuk memastikan bahwa seseorang tidak terkena jerawat. Seseorang harus mencoba dan memastikan bahwa dietnya mengandung lebih banyak makanan utuh, dan juga konsumsi gula dan lemak terhidrogenasi minimal.

5. Jika memang menderita bekas jerawat, salah satu cara terbaik untuk mengatasi kondisi tersebut adalah dengan menggunakan pembersih ringan, sekali di pagi hari dan sekali sebelum tidur untuk tidur malam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *